Minggu, 03 November 2013
Note of Life
"Satu pohon dapat membuat jutaan batang korek api, tapi satu batang korek api juga dapat membakar jutaan pohon. Jadi, satu pikiran negatif dapat membakar semua pikiran positif. Korek api mempunyai kepala, tetapi tidak mempunyai otak, oleh karena itu setiap kali ada gesekan kecil, sang korek api langsung terbakar. Kita mempunyai kepala, dan juga otak, jadi kita tidak perlu terbakar amarah hanya karena gesekan kecil.
Jumat, 01 November 2013
November First
Selamat Datang..
Buat kawan-kawan semua dan untuk semua orang yang mengunjungi blog saya ini..Memang,, blog sudah terbiasa terdengar bagi siapapun, namun untuk lebih mempermudah informasi, pengetahuan, saling berbagi, semua ada disini..
Masih banyak yang perlu diperbaiki, ditambahkan bahkan dirubah secara dinamis..
Untuk itu, saya memerlukan bantuan kawan-kawan semua untuk saran, kritik, dan semua yang bersifat membangun..
terimakasih.
Salam..
Nunu Kustian S. Kom
Catatan Tambahan Algoritma1
Catatan Tambahan ::
ALGORITMA 1
1. SELECTION/PEMILAHAN
Penulisan Selection ada 2:
Ø If then Else
End if
Meggunakan kondisi ( <, >,
<=, >=, = )
Syntaxnya :
If ( kondisi – 1)
Then if (kondisi -2)
Then
(statement-2)
Else
if (kondisi -3)
Then
(statement-3)
Else(statement-n)
End if
Contoh kasus:
Buat kasus dalam bentuk pseudecode
untuk menghitung NA mahasiswa. Ketentuannya : NIM, Nama mahasiswa, alamat mhs,
jurusan, nilai uas, nilai uts, nilai quis, nilai tugas.Mencari NA = 40% * Nilai
UAS + 30% * Nilai UTS + 20% * Nilai Quis + 10% * Nilai Tugas.
NA ditentukan oleh nilai Grade.
Jika NA >85, maka NG =’A’
Jika NA >75, maka NG=’B’
Jika NA >65, maka NG=’C’
Jika NA >55, maka NG=’D’
Jika NA <55, maka NG=’E’
Cara penyelesaiannnya:
Input : [NIM, Nama, Alamat, Jurusan,
N_UAS, N_UTS, NQ, NT]
Proses: [NA : (0.4*N_UAS) +
(0.3*N_UTS) + (0.2*NQ) + (0.1*NT)
Jika
NA >85, maka NG =’A’
Jika
NA >75, maka NG=’B’
Jika
NA >65, maka NG=’C’
Jika
NA >55, maka NG=’D’
Jika
NA <55, maka NG=’E’]
Output: [ NIM, Nama, Alamat, Jurusan,
N_UAS, N_UTS, NQ, NT, NA, NG]
Algoritma Name = <Menghitung Nilai_Akhir_Mahasiswa>
Var
NIM,
Nama, Alamat, Jurusan : String;
N_UAS,
N_UTS, NQ, NT : Byte/integer;
Real;
Char;
Begin
Read
[input]
NA=(0.4*N_UAS)+(0.3*N_UTS)+(0.2*NQ)+(0.1*NT);
If NA >85
Then
NG=’A’
Else
if NA >75
Then
NG=’B’
Else if NA >65
Then
NG=’C’
Else
if NA>55
Then
NG=’D’
Then
NG=’E’
End if
Write[output]
End.
Ø
Case
of
End case
Syntax:
Case (Nama variabel) of
Kondisi-1 : statement-1
Kondisi-2 : statement-2
Kondisi-3: statement-3
Kondisi-4: statement-4
End case.
Contoh kasus:
Buat algoritma hitung upah karyawan
Ketentuan: NIK, Nama Karyawan, Alamat
Karyawan, Gol, Jam Kerja
Jika GOL = 1, maka Uang Harian =
20000 dan Uang Lembur = 10000
Jika GOL = 2, maka Uang Harian =
15000 dan Uang Lembur = 7500
Jika GOL = 3, maka Uang Harian =
10000 dan Uang Lembur = 5000
Uang Lembur dihitung jika Jam
kerjanya lebih dari 8 Jam
Tunjangan= 4%* Uang Harian dan Upah.
Uang harian ditambah Uang
Lembur+Tunjangan
Cara penyelesaiannya:
Input: [NIK, Nama, Alamat, GOL, JK]
Proses: [ Jika GOL =1, maka UH
=20000, dan UL=10000
Jika
GOL =2, maka UH =15000, dan UL=7500
Jika
GOL =3, maka UH =10000, dan UL=5000
Jika
JK >8 maka Lembur = ( JK – 8) * UL
Jika
JK<=8 maka Lembur = 0;
Tunj
= 0.04*UH
Upah
= UH + Lembur + Tunj]
Output: [NIK, Nama, Alamat, Gol, JK,
UH, UL, Lembur, Tunj, Upah]
Algoritma Name:
<Menghitung_Upah_Karyawan>
Var
NIK,
Nama, Alamat : String;
JK,
Gol : integer;
UH : longint;
UL,
Lembur, Upah, Tunj : real;
Begin
Read[input]
Case
Gol of
1
: UH= 20000; UL=10000;
2:
UH=15000; UL=7500;
3.UH=10000;
UL=5000;
End case
If JK >8
Then
Lembur = (JK-8)*UL;
Else
Lembur = 0;
End if
Tunj = 0.04*UH;
Upah= UH + Lembur+ Tunjangan;
Write[output]
End.
1.
LOOPING
Proses berulang-ulang untuk penambahan.
Syntax 3 macam:
Ø
For
to do
End for
Proses pengulangan
yang menggunakan increment (pencacah naik).
Syntax:
For name
variable = indek awal to indek akhir do
Begin
Read[input]
Statement
End
End for
Catatan=
untuk nama variable bisa menggunakan huruf a sampai z, tapi sering digunakan I,
J, X, Y
Contoh
kasus:
Buat
algoritma dalam bentuk pseudecode untuk menghitung 3 data nasabah bank.
Ketentuan
= No Nasabah, Nama, Alamat Nasabah, Besar Pinjaman, Suku Bunga, Lama pinjaman.
Cara
penyelasaian :
Input
: [No_Nasabah, Nama, Alamat, BP, LP, Sb]
Proses:
[pengulangan sampai 3 kali
B
= BP*LP*SB
NP=B+B]
Output
: [No_Nasabah, Nama, Alamat, BP, LP, SB, B, NP]
Algoritma
Name <Data_kredit_Nasabah_Bank>
Var
No_Nasabah, Nama, Alamat :
Stirng;
LP, I : integer;
BP : longint;
B, BP, NP : real;
Begin
For I
= 1 to 3 do
Begin
Read
[input]
B=BP*LP*SB;
NP=
BP+B;
End
End
for
Write
[output]
End.
Ø While do
End while
Proses pengulangan yang menggunakan kondisi (<, >,
<=, >-, = ) . proses pengulangan berlangsung jika kondisinya benar.
Syntax:
Nama variable = index awal;
While (kondisi) do
Begin
Read[input]
Statement;
Increment;
End
End while
Contoh kasus:
Buat algoritma utk menghitung 2 luas persegi panjang
Ketentuan= panjang, lebar
Untuk mencari luas = panjang x lebar
Cara penyelesaian:
Input: [P,L]
Proses: [pengulangan sampai dengan 2 kali
Luas
= P*L]
Output:[P,L, Luas]
Algoritma Name : <perhitungan_matematika>
Var
P, L, Luas : real;
I :
integer;
Begin
I=0;
While I < 2 do
Begin
Read[input]
Luas= P*L;
I = I + 1;
End
End while
Write[output]
End.
Ø Repeat
Until
Proses pengulangan kebalikan dari
while do, tidak perlu menggunakan Begin dan End
Syntax:
Nama_variable = index awal;
Repeat
Read[input]
Statement;
Increment;
Until (kondisi)
Contoh
kasus:
Buat
algoritma untuk menghitung 3 data kredit nasabah bank.
Ketentuan:
Nomor nasabah, nama nasabah, alamat nasabah, besar pinjaman, suku bunga, lama
pinjaman.
Untuk
mencari bunga : besar pinjaman dikali lama pinjaman dikali suku bunga.
Nilai
pengembalian : Besar pinjaman ditambah bunga
Cara penyelesaian:
Input :
[No nasabah, nama, alamat, BP, LP, SB]
Proses:
[pengulangan sampai 3 kali
B = BP*LP*SB
NP = BP + B]
Output:
[No_Nasabah, Nama, Alamat, BP, LP, SB, B, NP]
Algoritma
name : <data_kredit_Nasabah_Bank>
Var
No_Nasabah,
Nama, Alamat : String;
LP, I :
integer;
BP :
longint;
B, SB, NP : real;
Begin
I = 0;
Repeat
Read[input]
B =
BP*LP*SB;
NP = BP +
B;
I = I + 1;
Until ( I
<3)
write [output]
end.
“ Semoga Bermanfaat “
Langganan:
Postingan (Atom)
PROSIDING SEMNAS RISTEK 2018
SEMNAS RISTEK 2018 ISSN :2527-5321 PEMILIHAN DALAM MENEMUKAN IDE POKOK PARAGRAF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PADA SISWA KELAS VIII DI ...
-
Struktur Sequence (Runtunan) adalah Sebuah instruksi yang dikerjakan secara berurutan baris perbaris mulai dari baris pertama hingga baris ...
-
Catatan Tambahan :: ALGORITMA 1 1. SELECTION/PEMILAHAN Penulisan Selection ada 2: Ø If then Else End if Meggunakan kond...
